top of page

Problematik Sejak Dulu, Ini Sederet Skandal Vokalis Band The 1975, Matty Healy


Band populer asal Inggris bernama The 1975 baru-baru ini dilarang tampil di Malaysia karena vokalisnya Matty Healy mencium bibir rekan band-nya Ross MacDonald di atas panggung.


Sebelum melakukan adegan ciuman di atas panggung dengan sang basis, Matty Healy memberikan pidato atas kekecewaannya pada negara Malaysia yang menolak komunitas LGBTQ+.

Skandal tersebut terjadi pada Jumat, 21 Juli 2023 ketika band The 1975 diundang ke festival Good Vibes yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Skandal yang terjadi pada festival Good Vibes tersebut bukan yang pertama kali dilakukan Matty Healy. Dirinya telah beberapa kali melakukan aksi kontroversial, dan berikut adalah beberapa skandal dari Matty Healy.



Antisemitism

Pada sebuah konser sebelum hari peringatan holokaus internasional di Januari, Matty healy memberikan salam Nazi yang kemudian menjadi viral di media sosial. Matty melakukan gestur tersebut ketika sedang menyanyikan lirik dari lagu The 1975 yang berjudul 'Love it If We Made It’.



Rasisme

Saat diundang ke podcast "The Adam Friedland Show" di bulan Februari, Matty menertawakan candaan yang bersifat rasis yang dilontarkan oleh host dan co-host "The Adam Friedland Show" tentang etnis dari rapper Ice Spice (Etnis Ice Spice adalah Dominika dan Nigeria). Setelah mengetahui bahwa apa yang ia lakukan di podcast "The Adam Friedland Show" menuai kontroversi, Matty merilis permintaan maaf saat tampil di Auckland, New Zealand pada bulan April.



Menginjak bendera Korea Selatan

Ketika sedang tampil di Seoul, Matty mengunggah foto mirror-selfie nya pada akun Instagram. Dalam foto tersebut terlihat Matty menginjak bendera Korea Selatan yang kemudian menimbulkan kontroversi. Setelah mengetahui bahwa unggahannya tersebut menuai kecaman publik khususnya warga asli Korea Selatan, Matty pun menghapus foto tersebut di Instagramnya tanpa meminta maaf.



Islamophobia

Pada tahun 2014, Matty Healy pernah menulis di akun Twitter-nya untuk menyebarkan opininya tentang ISIS dan Islam itu sama saja. Sedangkan di tahun 2017, Matty Healy diduga telah me-retweet sebuah unggahan dari akun pembenci Islam. Di tahun 2019, lagi dan lagi Matty membuat geger dengan isi tweet-nya yang menyinggung tentang agama.


Di luar persoalan musik dia di The 1975 Matty memang problematik banget sejak dulu. Banyak kelakuan dia saat di atas atau di luar panggung yang buat geleng-geleng kepala. So buat lo yang fans The 1975, gimana masih tetep ngefans dengan mereka?

5 views0 comments
bottom of page