top of page

Pembalap Jepang Haruki Noguchi meninggal dunia usai kecelakaan pada race 2 ARRC 2023 seri Mandalika


Gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023 seri Mandalika berubah menjadi duka setelah Haruki Noguchi diumumkan meninggal dunia 3 hari usai kecelakaan pada race 2 ARRC 2023 seri Mandalika. Noguchi merupakan salah satu pembalap yang berpotensi meraih gelar juara ARRC 2023 kelas Asian Superbike 1000 (ASB 1000). Noguchi berada di posisi kedua klasemen, hanya tertinggal dari Markus Reiterberger. Pembalap asal Jepang itu juga menjadi salah satu dari tiga rider yang berhasil menjadi juara seri pada ASB 1000 2023.


Kecelakaan maut itu terjadi ketika lap keempat memasuki tikungan ke-10, Noguchi yang sedang bersaing ketat dengan Zaqhwan Zaidi terlibat senggolan. Zaidi terjatuh dan keluar dari trek, namun Noguchi tetap berada di lintasan. Sesaat kemudian muncul motor lain yang melaju kencang dan tidak bisa menghindari Noguchi. Bagian kepala dari pembalap SDG MS Harc-Pro Honda Filipina itu pun terlindas. Bendera merah langsung dikibarkan, balapan pun langsung dihentikan. Noguchi dilarikan ke pusat medis Sirkuit Mandalika.

Haruki Noguchi sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat di Mandalika. Sayangnya, FIM Asia melalui situs resmi ARRC mengonfirmasi pada 17 Agustus 2023, bahwa Haruki Noguchi tak bisa ditolong lagi.


"Tertanggal 17 Agustus 2023, menghormati keluarga Haruki Noguchi dan tim yang meminta momen privasi untuk berduka," tulis FIM Asia.


"Kami sangat sedih harus melaporkan meninggalnya Haruki Noguchi setelah menjalani tiga hari perawatan intensif di rumah sakit umum di Nusa Tenggara Barat," bunyi pernyataan tersebut.


FIM Asia juga mengucapkan dukacita atas berpulangnya Haruki Noguchi. "Presiden FIM Asia dan jajaran direktur, Balap Motor Roda dua dan keluarga Balap motor FIM Asia ingin mengucapkan duka yang mendalam kepada teman dan keluarga tercinta Haruki Noguchi," kata mereka dalam pernyataan.

6 views0 comments

Kommentare


bottom of page